Semakin lama kita hidup semakin kita sadar irama dan warna kehidupan.
Well, pernyataan di atas gak cuma omongan orang bijak belaka sih. Pernyataan di atas terbukti kok kalau kalian menikmati hal-hal kecil dalam hidup kalian dan merubah kebiasaan jelek semisal menggerutu atau mengutuk. Coba ubah pola hidup dengan selalu bersyukur atas apa yang udah dikasih sama yang di atas sana. Jangan kebanyakan ngeluh, Tuhan udah males dengernya. Nanti kalo elo kena azab kan gak lucu.
Nikmatin hal-hal kecil? Gak salah tuh?
Yah, gak salah sih selama ini pernyataan keluar dari mulut gue #abaikan. Hal-hal kecil yang gue maksud adalah seperti contoh : barang-barang di kamar lo, warna-warna pakaian di lemari, atau betapa bosannya nyapu halaman setiap sore. Tanpa kalian sadar semua itu ada filosofinya. Kenapa kalian meletakkan barang-barang itu di tempatnya sekarang? Kenapa pakaian kalian yang ada di lemari kebanyakan warna, misalnya, putih? Pasti ada jawaban yang lebih mendalam dibanding jawaban 'karena gue suka'. Menurut gue itu bukan jawaban karena hidup lebih dari sekedar suka dan tidak suka.
Baru-baru ini gue sadar kehidupan ini sama aja kayak musik, semua bernada. Coba perhatiin baik-baik. Kalo telinga kalian jeli kalian akan denger sebuah orkestra yang bahkan lebih indah dari karya maestro manapun yang pernah hidup. Oke, mungkin ini agak lebay. Tapi kenyataannya, gue jatuh cinta sama irama-irama itu. Membuat gue selalu berpikir tentang hal yang belum pernah terlintas di otak gue. Thanks to the melody cause I can forget 'bout how cruel is this life for a moment. Untuk pertama kalinya gue bersyukur terlahir sebagai makhluk sempurna yang bisa mendengarkan musik paling indah yang pernah ada.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar