own menu bar

Memori : Pura

Berapa banyak yang harus kita campakan? Sejuta umat pun sepertinya tak cukup. Sebanyak apapun tak akan membuat kita berpuas diri. Manusia. Hawa nafsunya tak pernah terhenti. Selalu menagih untuk di penuhi. Dan saat ini aku berada di sebuah persimpangan antara baik dan buruk, benar dan salah, hitam dan putih. Waras dan gila. Mencoba bertahan dari rahasia demi rahasia yang membebani diri. Kami semua terpaksa memakai topeng, berusaha belaku wajar diatas ketidakwajaran. Kami bergerak perlahan, dan gerilya. Mengamati tiap gerik yang tak seharusnya kasat. Langit Jogja di atas Kraton berawan namun panasnya matahari tak bisa terhindarkan. Terik. Kami merasa garing dalam kekakuan yang tiba-tiba saja terbit dengan sendirinya. Aku pernah bercerita kepadanya sesuatu tentang langit di atas kota Jogja yang menguarkan hawa aneh. Keanehannya kini tengah menyelimuti kami pula. Ada sesuatu yang minta dikuak, dikorek secaa mendalam. Ingin sekali aku berbuat demikian sekarang, tapi aku tidak ingin membuat teman-temanku kecewa. Walau aku sudah lebih dulu kecewa....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar